Dani Setiawan, Fandi Ahmad Sukardin dan Said Salahudin
ASGJ – Pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang berlansung di Bali bulan Oktober 2003 silam, petinggi ASEAN mendeklarasikan bahwa pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015. Namun, persoalan politik dan hukum menjadi problem yang mesti ditangani oleh Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla saat ini, agar Indonesia benar-benar siap menjalankan program tersebut.

Untuk itu, Asrama Sunan Gunung Jati (ASGJ) merespon persoalan tersebut dengan menggelar diskusi publik yang bertemakan “Pengaruh Politik dan Hukum Menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN” di Aula ASGJ Jakarta Timur, Sabtu (21/03/2015) kemarin.

Adapun pembicara dalam diskusi di atas, Said Salahudin (Pengamat Politik), Dani Setiawan (Ekonom Koalisi Anti Utang), dan Ahmad Fandi Sukardin, SH (Praktisi Hukum).

Selama proses diskusi berlansung, para peserta yang nota bene mahasiswa sangat antusias dalam menyimak pemaparan para narasumber. Dikarenakan, temanya  menjadi krusial dan trending topik bagi kalangan terpelajar tersebut.

Dari pantauan asramasunangunungjati.com, peserta diskusi berjumlah sekitar 60 orang yang berasal dari berbagai kampus dan Organisasi Mahasiswa dan Kepemudaan (OKP) di Jakarta. Mereka pun terlihat serius dalam diskusi tersebut, lantaran narasumber menjelaskan secara terperinci dampak politik dan hukum dalam menyonsong MEA.(Jay)

    

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.